PPRBM Solo: Inklusi dan Inovasi Tiada Henti
Merayakan Kemerdekaan, Mematahkan Stigma: SHG Grogolbeningsari Tunjukkan Ruang untuk Semua
DIGNITY INKLUSIPARTISIPASI SOSIAL
Nurul Hanivah
8/11/20261 min read


Keterlibatan SHG Grogolbeningsari dalam peringatan kemerdekaan menjadi lebih dari sekadar mengikuti perlombaan. Momen ini menunjukkan bahwa ketika ruang partisipasi dibuka, difabel dan ODDP dapat terlibat aktif dalam kehidupan sosial. Kemerdekaan pun dimaknai bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai kesempatan untuk bersuara, mengekspresikan diri, memperoleh hak, dan terbebas dari stigma. Perjalanan menuju masyarakat yang inklusif tentu masih panjang, namun langkah SHG Grogolbeningsari menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Pada Agustus 2026, SHG Grogolbeningsari bersama kader kesehatan jiwa, caregiver, dan masyarakat Desa Grogolbeningsari, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di tingkat desa. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk membuka ruang partisipasi sosial bagi difabel dan Orang dengan Disabilitas Psikososial (ODDP), yang sebelumnya belum banyak terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan. Melalui lomba yang dirancang dan disepakati bersama, anggota SHG dapat berpartisipasi, berinteraksi, serta menunjukkan bahwa difabel dan ODDP juga memiliki hak untuk hadir dan berkontribusi dalam kehidupan sosial.
Persiapan kegiatan diawali dengan rapat anggota SHG bersama kader kesehatan jiwa dan CO PPRBM Solo pada 5 Agustus 2026. Dalam rapat tersebut, anggota SHG turut dilibatkan dalam menentukan jenis lomba yang sesuai dengan kemampuan peserta. Lomba makan kerupuk, sunggi tampah, dan balap kelereng dipilih sebagai kegiatan yang sederhana, menyenangkan, dan dapat diikuti oleh anggota SHG. Pelibatan anggota dalam proses perencanaan sekaligus menjadi bagian dari pembelajaran untuk menyampaikan gagasan dan mengambil keputusan bersama.
Saat pelaksanaan, anggota SHG bergotong royong menyiapkan perlengkapan dan arena perlombaan. Difabel, ODDP, caregiver, dan kader turut menjadi peserta. Sorak-sorai dan dukungan antaranggota menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Bahkan warga sekitar ikut memberikan semangat sehingga kegiatan semakin meriah.
