PPRBM Solo: Inklusi dan Inovasi Tiada Henti
Pelatihan Pembuatan Mikroenzim sebagai Upaya Pemberdayaan Keluarga Penyandang Disabilitas oleh Forum Buah Hati Jatigiri Kabupaten Wonogiri
Forum Buah Hati Jatigiri Wonogiri menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Mikroenzim bagi keluarga penyandang disabilitas pada hari Sabtu, tanggal 14 Februari 2026.
PEMBERDAYAAN KOMUNITASTRAINING
Noviati
3/2/20261 min read


Kegiatan berlangsung di Gedung RPSA Dinsos PPKBP3A Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas keluarga dalam pengelolaan lingkungan serta pemanfaatan sumber daya rumah tangga secara berkelanjutan.
Dalam Pelatihan ini menghadirkan Andreas, relawan Tagana Dinsos, sebagai narasumber. Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan pada konsep dasar mikroenzim sebagai cairan multifungsi ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti pengolahan sampah organik, kebersihan, hingga pendukung pertanian skala pekarangan. Materi disampaikan secara praktis dan mudah dipahami, dengan menyesuaikan kebutuhan serta kondisi keluarga penyandang disabilitas.
Sebanyak 25 anggota Forum Buah Hati Jatigiri mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Proses pelatihan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung pembuatan mikroenzim menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah dijumpai di sekitar rumah seperti empon empon (kunyit, jahe, temuireng, sere), bekatul, sayur dan buah-buahan, tempe, dan beberapa bahan lain yang mudah didapat di sekitar rumah. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sebanyak 25 anggota Forum Buah Hati Jatigiri mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Proses pelatihan tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung pembuatan mikroenzim menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah dijumpai di sekitar rumah seperti empon empon (kunyit, jahe, temuireng, sere), bekatul, sayur dan buah buahan, tempe, dan beberapa bahan lain yang mudah didapat di sekitar rumah. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Forum Jatigiri Wonogiri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang belajar yang inklusif, partisipatif, dan aplikatif bagi keluarga penyandang disabilitas. Pelatihan mikroenzim ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan keterampilan hidup, serta memperkuat peran keluarga difabel sebagai bagian aktif dalam pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
